Bibir Pecah-pecah (cheilitis)

Bibir pecah-pecah atau retak-retak (cheilitis) adalah kondisi yang sangat umum dan kebanyakan orang pernah mengalaminya. Sebagian besar masalah tersebut dapat dicegah dan diatasi dengan langkah-langkah sederhana. Namun dalam kondisi tertentu ketika masalah tidak kunjung hilang/ persisten, Anda mungkin perlu ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Penyebab

Bibir memiliki lapisan kulit yang tipis dan tidak mengandung kelenjar minyak seperti kulit di bagian lain sehingga lebih rentan terhadap kekeringan dan menjadi pecah-pecah atau retak-retak. Biasanya bibir bagian bawah terkena lebih parah dibandingkan bagian atas. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh sejumlah faktor, termasuk cuaca, menjilati bibir berlebihan, dehidrasi/ berpuasa dan beberapa obat.
  • Cuaca: kurangnya kelembaban udara dan paparan sinar matahari, terutama bila juga mengalami dehidrasi atau sedang berpuasa.
  • Menjilati bibir: air liur mengandung asam yang membantu memecah makanan dan dapat mengurangi kelembaban bibir serta mengiritasinya.
  • Obat-obatan/suplemen: vitamin A/obat-obatan retinoid, lithium (untuk pengobatan masalah kejiwaan) dan obat kemoterapi.
Pada kondisi yang jarang, bibir pecah-pecah disebabkan oleh kondisi lain seperti infeksi, gangguan autoimun, alergi dan malnutrisi.

Solusi dan pencegahan

Bibir pecah-pecah biasanya dapat dirawat sendiri di rumah. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi dan mencegah bibir pecah-pecah:
  • Pastikan bahwa bibir Anda memiliki cukup kelembaban dengan :
    • Minum lebih banyak air.
    • Menghindari cuaca dingin dan kering. Ketika Anda bepergian ke luar negeri atau daerah di mana kelembaban udaranya rendah, bungkus mulut Anda dengan syal dan lapisi bibir dengan pelembab bibir (lip balm) atau lipstik berpelembab. Anda juga dapat menggunakan minyak nabati, petrolatum (Vaseline) atau minyak ikan untuk menjaga kelembaban bibir.
    • Menghindari sinar matahari. Bibir Anda tidak mengandung melanin yang melindungi dari sinar matahari sehingga lebih mudah terbakar dibandingkan bagian kulit lain. Bila Anda harus berjemur di bawah sinar matahari, lakukan pencegahan dengan pelembab yang mengandung tabir surya SPF=15 atau lebih.
  • Periksa pasta gigi/obat kumur Anda. Ketika bibir pecah-pecah, pasta gigi/obat kumur yang mengandung menthol, ekaliptus, dan semacamnya dapat mengiritasi bibir. Untuk sementara, gantilah dengan pasta gigi/obat kumur yang lebih lembut.
  • Kendalikan naluri untuk menjilati bibir Anda yang pecah-pecah karena hanya akan membuatnya lebih buruk.
  • Jangan menggosok, mengelupas, atau menggigit serpihan kulit di bibir karena dapat menyebabkan perdarahan, memudahkan infeksi dan memperlambat penyembuhan.
  • Bernapaslah melalui hidung. Pernapasan melalui mulut dapat menyebabkan bibir Anda mengering.
Bibir kering dan pecah-pecah biasanya dapat dicegah dan diatasi dengan langkah-langkah sederhana di atas. Jika bibir Anda terus-menerus kering dan pecah-pecah yang tidak membaik dengan langkah-langkah di atas atau memiliki kondisi yang parah sehingga luka, bengkak dan mungkin berdarah di sudut-sudutnya, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter. Bibir pecah-pecah yang kronis dan parah dapat mengindikasikan masalah lain yang mendasari atau telah terkomplikasi oleh infeksi.
source: MajalahKesehatan.com

Komentar

Postingan Populer